Selamat Datang di 'Rumah Biru'

Tempatku Berbagi Cerita, Tempatku berbagi Ceria, Tempatku berbagi Cinta, Tempatku berbagi Cita
Tampilkan postingan dengan label Kepribadian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepribadian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juli 2009

Memaknai Kecerdasan Emosional (EQ) ---bagian 2---

Setelah kita mengenal Peran EQ dalam kehidupan sehari-hari dan Ciri-Ciri EQ yang tinggi (dalam tulisan/posting pertama), ternyata Kecerdasan Emosional yang tinggi tersebut bisa dibentuk. Menurut Daniel Coleman, Kiat Memiliki EQ Tinggi adalah :
  • Mampu menyalurkan emosi secar efektif
  • Meotivasi dan menjaga disiplin diri
  • Berusaha mengatasi kelemahan pribadi
  • Tetap Optimis dalam menghadapi masalah dan ketidakpastian
  • Mampu bersyukur
Sedangkan langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam rangka mengembangkan Kecerdasan Emosi (EQ) yang direkomendasikan adalah :
  • Menjaga kesehatan sebagai prioritas
  • Cari perasaan di hati, tidak dikepala
  • Perhatikan suara hati
  • Belajar menerima apa yang dirasakan
  • Buka hati kepada orang lain
  • Bertindak untuk hal yg berguna dan relevan
  • Katakan apa yang anda rasakan
  • Terima diri dan orang lain apa adanya
  • Hormato orang yang memberi pelajaran dalam hidup
  • Belajar memaafkan dan minta maaf
  • Bawalah humor kita kemana pergi
  • Menjaga keseimbangan antara IQ dan EQ
Keseimbangan antara IQ dan EQ digambarkan sebagai berikut :
  • Low IQ + Low EQ = Chaos / Anarkis
  • High IQ + Low EQ = Bureaucracy
  • Low IQ + High EQ = Un Organized / Creativity
  • High IQ + High EQ = World Class
Bagaimana dengan Anda ? Termasuk kelas/kelompok yang mana ?

(Sumber: BAhan Diklatpim III)

Selasa, 07 Juli 2009

Memaknai Kecerdasan Emosi (EQ)

Sewaktu kita masih di bangku sekolah, ukuran anak untuk bisa masuk sekolah atau naik kelas serta ikut lomba-lomba mata pelajaran pasti dilihat dari IQ (Kecerdasan Intelektual). IQ sepertinya menjadi ukuran mutlak kecerdasan seseorang. Lalu orang yang lemot dibilang IQ duduk, dsb. Orang tua bepacu meningkatkan IQ anak-abaknya agar tergolong manusia-manusia super. Tapi seiring dengan berkembangnya waktu, ternyata IQ bukanlah satu-satunya ukuran seseorang bisa meraih kesuksesan. So, don't worry if you haven't hight IQ. Tidak jarang seorang dengan IQ ternyata malah megalami kegagalan dalam kehidupannya. Why?
Ternyata ada hal lain atau kecerdasan lain yang diperlukan dalam meniti sebuah kehidupan yang sangat beragam. Unsur itu yang disebut sebagai EQ (Kecerdasan Emosional).
Menurut Robert C Solomon dan Robert K Kooper, EQ adalah energi pembangkit dan pengaktif gerak manusia. Tanpa bimbingan emosi penalaran maka manusia tidak memiliki kekuatan. EQ juga berperan membantu IQ dalam pengambilan keputusan-keputusan dan masalah-masalah penting. EQ meningkatkan kinerja IQ, serta ketajaman EQ menjadi sumber energi informasi dan pengaruh.


Dalam kehidupan sehari-hari, peran EQ adalah
  • Memiliki ketulusan
  • Antusiasme
  • Berpikir positif
  • Menjadi pendengar yang baik
  • Pro aktif, siap membantu
  • Memahami fihak lain, berempati
Adapun Ciri-ciri seseorang yang memiliki EQ tinggi adalah :
  • Tidak mudah mengumpat
  • Tidak menciptakan klik-klik (provokasi)
  • Tugas bukan sebagai beban
  • Tidak menjadi penjilat
  • Tidak mudah menyalahkan orang lain
  • Membina persahabatan
  • Menjalin kerjasama
Bagaimana kiat memiliki EQ tinggi serta langkah-langkah pengembangan EQ ? nantikan posting berikutnya...